Selasa, 27 September 2011

Cinta Didepan Makam Kekasihku

Karya : Tyttye Du-wi You-Nie Lezthary



Dingin malam menemani Dara yang sedang sendiri merenung ditemani bintang dan bulan, hanya ini yang dapat tenangkan hati Dara, terdengar suara yang tak asing bagi Dara , Ibunda Dara yang menyuruh Dara masuk

Bunda : Dara cepat masuk , terus tidur , angin malam tidak baik untuk kesehatan.
Dara : baik bun

Keesokan hari saat Dara siap-siap akan pergi kesekolah dia melihat kotak musik yang diberikan Ardi kekasih Dara yang telah tiada, 4 bulan lalu Ardi mengalami kecelakaan dan dia meninggal di rumah sakit. Saat itu Dara merasa hancur dan sangat terpukul, setelah kejadian itu Dara sering menyendiri.Saat Dara rindu dengan Ardi dia selalu mendengarkan kotak musik itu , karena menurut dia saat dia mendengarkan kotak musik itu Ardi terasa di dekatnya, Dara pergi ke sekolah dia melewati taman yang sedang hujan daun, taman ini tempat dimana pertama kali Ardi dan Dara keluar barsama sebagai pasangan, Dara memandangi kursi taman yang merupakan tempat dimana Ardi menyatakan perasaannya,
Sesampainya disekolah Dara melihat teman-temannya bergerumbul berebutan membaca madding , tetapi dara tak menghiraukannya.

Vina : hai Ra da pengumuman soal pemilihan tokoh drama lho.
Dara : Q gak tertarik Vin,
Vina : kan kamu dulu jadi pemeran utama.
Dara : Q lagi malez ,
Vina : plis Ra kamu semangat lagi dong jangan kaya gini terus.
Dara : Q terlalu kehilangan Vin, sakit hati ini Vin ,
Vina : sudahlah Dara , ikhlasin kepergian Ardi, Kalau kamu sedih , Ardi juka akan sedih.

Bel pulang sekolah terdengar nyaring , Dara dan Vina pulang bersama, mereka berhenti sejenak di taman dekat rumah Dara. Mereka duduk di kursi panjang di bawah pohon rindang sambil menikmati guguran daun, Dara dan Vina saling bercerita,

Dara : Vin Ardi dimana ya.
Vina : udahlah Ra, ayo pulang.

Sesampainya dirumah Dara langsung masuk kamar dan mengunci kamarnya, ajakan makan bundanya pun tidak dihiraukan , Dara mengeluarkan semua kenangan Dara bersama Ardi, (foto, barang pemberian Ardi). Ia melihat selembar kerta yang indah, saat itu Dara goreskan tinta untuk menulis sebait puisi untuk Ardi. Dengan diiringi air mata yang terus menetes Dara mulai menulis apa yang dia pikirkan.
“ Hati ini hancur ketika kau tiada, Hati ini hanya cukup untuk mencintai satu cinta, dan tlah kupenuhi dengan cinta kepadamu, kini tiada lagi yang temaniku dalam sepiku, mungkin penantianku tak akan ada ujungnya”.

Dara sudah mencoba mencari kesibukan untuk sejenak melupakan kesedihannya, tapi tetap saja dalam benak Dara slalu ada Ardi.
Orang tua Ardi sangat baik pada Dara. Karena saat Ardi akan menghembuskan nafas terakhirnya dia mengucap kalimat yang selalu diingat orang tua Ardi.
“ Ma q sangat mencintai Dara, mama jangan benci sama dia, dia cewek yang baik , dia yang merubah Ardi menjadi lebih baik. Ma semoga dia dapatkan cowok yang lebih dari Ardi ,” itulah kata-kata terakhir yang diucapkan Ardi.

Hari ini adalah hari minggu, Dara berdandan cantik, Bunda Dara sebenarnya tau kemana tujuan Dara setiap hari minggu 4 bulan terakhir ini. Dara pergi ke toko bunga dan membeli bunga Mawar putih, kemudian Dara pergi kemakam Ardi, dia berdoa untuk Ardi .
“ Ardi Q ingin hari minggu q bahagia sama kamu , pergi bersama, nonton film, Ar kenapa kamu pergi begitu cepat, q mohon kembalilah walau q tau itu tak mungkin akan terjadi, Ar hati ini sangat mencintai u, ARDI U TAU NGGAK SIH Q SAYANG DAN MENCINTAIMU, BAGAIMANA Q BISA MELUPAKANMU.” Dara mencium batu nisan Ardi sambil menangis, berjam-jam Dara duduk disitu.

Pnjga Makam : Nak, Kamu disini sudah 2 jam lebih,
Dara : Ya pak , saya masih betah disini. ( sambil mengusap air matanya )
Pnjg Mkam : nak yang sabar , kalau kamu sedih , pacar kamu juga akan sedih , mencobalah untuk sedikit bangkit dan semangat.
Dara : tapi saya belum bisa menerima semua ini pak.
Pnjg mkam : jika dengan bersanding di makam pacar u dapat tenangkan hatimu,

Tepat jam 12 siang hujan turun, dari pagi langit terlihat mendung , Musim hujan tlah tiba, ini adalah hujan pertama dalam musim penghujan ini, Dara tak ingin pergi meninggalkan makam Ardi, beberapa saat kemudian Vina menjemput Dara dan menemaninya, selang 5 menit Vina mengajak Dara untuk pulang,

Sesampainya dirumah Dara segera mandi. 2 bulan lagi UNAS akan diadakan, Vina meminta Dara untuk sejenak melupakan kesedihannya.
Seminggu sebelum UNAS, Dara bermimpi. Ardi bicara “Daraq sayang, q mohon kamu belajar dan jangan terlalu larut dalam kesedihanmu. Q kan slalu bersamamu sayang.” Setelah mimpi itu Dara bersemangat untuk belajar,
Akhirnya pengumuman kelulusan sudah keluar , Dara sangat senang karena nilainya memuaskan , dia mendapat juara 3 se sekolah, nilai ini Dara hadiahkan kepada Ardi, Sepulang sekolah sebelum Dara pulang kerumah , Dara ke makam Ardi , “ Ardi Q berhasil , ini berkat kamu yang datang kemimpiq dan berikan semangat , makasih sayang.” . Dara pulang dengan membawa kabar gembira, Dara memberitahukan nilainya kepada Ibundanya,

Dara : bun ini berkat Ardi yang datang dimimpiku untuk beriku semangat.( seraya memeluk bundanya).

Ibunda Dara mengerti bahwa Ardi anak yang baik , dia sayang sama Dara, dia tak ingin Dara larut dalam kesedihan “trimakasih Ardi” kata bunda Dara dalam hati.
Dara meneruskan ke SMA Kartini , Dara mulai mengikuti tes, dan seminggu kemudian , pengumuman sudah keluar , Dara bersyukur dia diterima,
MOS dimulai, Dara sangat tidak suka menjalani MOS, Dia harus berdandan aneh. Hari pertama semua siswa baru dikenalkan dengan anggota Osis dan para guru, kemudian mereka dibagi menjadi beberapa kelas, ,mereka diberi game yang aneh, siapa yang kalah akan dikerjain , 2 kelompok yang kalah termasuk kelompok Dara, tetapi yang menjadi incaran kakak2 Osis adalah Dara karena Dara yang paling cuex dari pada temen2’y yang terlihat caper sama kakak2 Osis. Dara di perintah untuk mengungkapkan rasa cinta sama kak.Candra , “ kenapa harus gitu kak? . “ kata Dara kesal tapi semua menyemangati dara dan akhirnya dara mengatakannya ,,, walau Dara tidak mau ,, 3 menit Dara berpacaran sama orang yang dia tidak cinta “Ma’f Ardi “ setelah itu Dara pergi ke Kamar mandi sambil menangis, Kakak Osis yang bernama Iranda menyusul Dara

Iranda : kamu kenapa Ra ???
Dara : nggak kak ,,, q ingt ma pcr q,
Iranda : mang pacar kamu kemana ? maaf ya Ra tadi kita semua maksa kamu bilang cinta sama Candra padahal kamu dah punya cowok.
Dara : pcrq tlah meninggal 7 bulan lalu kak. Gpp kok kak
Iranda : upz maaf Ra q nggak tau ,,, ya udah ,,, ikhlasin dia ,, ya

Kemudian mereka kembali kekelas ,,,
4 Hari MOS sudah usai ,,, kini mulai pelajaran intensif, sebelum pelajaran intensif dimulai Dara ke makam Ardi untuk meminta Do’a restu, Dara memang cantik , tak heran seminggu bersekolah disitu banyak yang suka sama Dara tetapi Dara tetap cuex dan tidak menanggapinya, Dara mempunyai sahabat baru yaitu Nandy orangnya baik dan cantik,
Beberapa kakak kelas masuk ke dalam kelas Dara dan memperkenalkan macam-macam extrakulikuler, diantaranya
- Musik - Voly
- Footsal - Cirl
- Basket - Drama
- Badminton - PMR

Dara memutuskan untuk ikut basket dan Musik , Dara memilih itu karena dulu Dara dan Ardi memilih extrakulikuler Basket dan musik , dan biasanya Ardi memnyanyikan lagu dengan diiringi petikan gitar untuk Dara. Sedangkan Nandy memilih Musik dan Voly.

Raka : yang ingin ikut cabang olahraga ke Kama dan Candra, musik ke kak.Ardina, Drama ke kak.Farika, Cirl ke kak.Decha, PMR ke kak.Karel.

Dara dan nandy mendaftar bersama ,,, pertama musik ke kak.Ardina, Kak.Dina cewek yang sabar dan baik, kemudian ke cabang olahraga kak.candra.

Kak.Candra : Fiyorenzia Putri Ardara

Dara kaget ketika kak.Candra memanggil nama lengkapnya.

Dara : iya kak ada apa???
Kak.Candra : panggilan kamu siapa ?? kamu kan yg nembak q wkt MOS
Dara : Dara kak ,, udh gc ush diinget” lagi kak

Segerombolan orang itu meninggalkan kelas Dara menuju kelas lain.
Pulang sekolah Dara dihadang sama Candra

Candra : hai Dara .. kamu mau tak anter??
Dara : sory aku ada urusan ..
Candra : cuek banget sih..
Dara : sory gx bisa

Dara meninggalkan Candra, Dan pergi membeli bunga juga ke makam Ardi. Saat berada di toko bunga ada yang sengaja mengikuti Dara, dengan Toyota Yariz warna Hitam ,, entah tak tau siapa cowok itu, tapi Dara tidak menyadarinya ,, sampai di makam Dara tetap diikuti,

Saat tiba di rumah , Handphone Dara Berdering ada pesan

“hai Zi,,, pertama kali kamu masuk diSMA Kartini aku udah perhatiin kamu,, kamu beda sama cewek lain yang selalu cari perhatian ,, q lihat kamu pendiam ,, n kya ada msalah yang membebanimu ,, ku lihat tadi kamu membeli bunga dan pergi kemakam ,, ??

Silent Angle

Begitu isi pesan yang masuk itu ,,, Dara kaget dan bingung ,,, siapa ini .. dia bertanya” dalam hati

Dara : Silent Angle??? Siapa itu ?? kenapa dia memanggilq Zi,,

Dara membalas pesan itu …
“kamu siapa? Kenapa kamu tau kalau q tertutup sama teman”q?kenapa kamu panggil q Zi ?? dan drimana kamu tau q tadi beli bunga dan pergi kemakam?? Siapa sebenarnya kamu ??”

Silent Angle
“belum waktunya kamu tau aku ,, q panggil u Zi ,, karna nama kamu FiyorenZIa Putri Ardara. Kamu akan tau siapa aku .”

Dara
“Siapa kamu ?? kenapa kamu tau nama lengkap aku ?? apa kamu Candra??”

Silent Angle
“ Apa seorang Candra tipe cowok yang suka bersembunyi seperti ini ,, ??”

Dara berfikir ,,, “iya juga ya ,, Candra kan orangnya langsung ngomong aja” dalam hati Dara. Setelah itu Dara tidak membalasnya, Dara mengambil Gitar dan dia bernyanyi lagu ST12 saat terakhir … dia bernyanyi dengan meneteskan air matanya,
“ tak pernah terfikir olehku tak sdikitpun ku menyangka kau akan pergi tinggalkan ku sendiri,, begitu sulit ku bayangkan begitu sakit kurasakan kau akn prigi tngglkn ku sndri, dibawah batu nisan kini kau tlah sandarkan …”

Dara menyimpan gitarnya dan tidur ,,, keesokan harinya… ada pesan lagi dari Silent Angle.
“Pagi yang indah Zi ,, q harap q dapat melihat senyummu hari ini.”
Tetapi Dara tidak menghiraukannya. Dara berangkat sekolah ,, Dara jalan kaki menuju kesekolah ,, Dara lebih suka jalan kaki daripada harus bawa mobil atau motor. Dijalan ada mobil yang berhenti didepan Dara ternyata Candra ,, dan mengajak Dara buat bareng berangkat sama dia, tapi Dara tetap tidak mau ,, Kemudian mobil Yariz hitam kemarin yang mengikuti Dara lewat ,,
Dara tidak menghiraukan Candra ,, sampai Candra mengikutinya sampai sekolah ,,

Dara : kenapa sih kamu ngikutin aku ??
Candra : pengen za ,, kamu aku barengin nggak mau ,,,

Dara masuk ke kelas dan bercerita panjang lebar sama Nandy tentang no yang bernama Silent Angle,,

Dara : dia tau nama lengkap aku Nan,
Nandy : wah enak ya Dara punya penggemar gelap,,, seru donx
Dara : ih Nandy ,, kok malah gitu ,, nggak enak tau ,, dia tu tau semua apa yang aku lakuin ,,
Nandy : jangan” Fardan ,, ??
Dara : mana mungkin sih ?? dia ?? dia kan nggak suka sama aku dia juga nggak tau nama lengkap aku ,, tadi aja tanya nama lengkapku buat kerja kelompok ,
Nandy : iya juga ya,, tapi siapa ya ,,, huft..

Mereka berdua melupakan hal itu ,,, seminggu ini nggak ada pesan dari Silent Angle. Besok genap 1 tahun Ardi meninggal ,,, Dara menyiapkan semua untuk rencana besok ke makam Ardi ,,
Keesokan harinya Dara membeli bunga, dan membawa sebuah kotak musik pemberian Ardi ,,
Dara membersihkan makam Ardi ,, Dan berdoa dengan penuh keikhlasan,, setelah itu dia membuka kotak musik ,,, “ Ardi ingatkan dulu kita sering bermain dengan kotak ini ,,, kamu berani janji sama aku ,, kalau kamu akan sllu ada dalam hati q ,, ??? Ardi tutup kotak ini ,,, kalau kamu sanggup biasanya kamu tutup kotak ini, kenapa kamu gak tutup kotak ini ???”
Didepan Makam ada seorang cowok berbincang dengan penjaga makam,

Cowok : Pak ,, kenal dengan Dara ??

P.makam : iya kenal lah dek ,, dalam setahun ini dia sering kesini,,,

Cowok : kalau boleh saya tau makam siapa itu pak??

p.Makam : itu makam kekasihnya ,, tepat 1 tahun lalu kekasihnya meninggal dalam kecelakaan maut.

Cowok : apa dia kesini selalu seperti itu ,,

P.makam : pasti nak ,, dia selalu menangis, dia belum bisa menerima ini semua, kadang dia betah seharian disini ,, walaupun hujan ,, kalau dia masih ingin disini ,, dia tetap nekat ,, bapak sudah bilang sama dia beribu kali tapi dia tak mau dengar nak,,, kalau boleh bapak tau ,, kamu siapa nak??

Cowok : saya teman barunya pak,,

P.makam : ya udah bapak mau pulang dulu ,, mau kesawah,

Cowok : ya pak hati”

Suasana menjadi mendung ,, Dara menciumi batu nisan Ardi ,, sambil berkata “sayang kamu tau kan q disini menemani kamu ,,” beberapa saat kemudian Ibunda Ardi datang dengan membawa bunga ,,

B.Ardi : Dara,,, sejak kapan kamu disini nak??
Dara : Sudah dari tadi tante. (sambil mengusap air matanya)
B.Ardi : Dara ,, sudah ya ,, jangan sedih kaya gini ,, kamu harus kuat ,,
Dara : tapi Dara kangen sama Ardi tante ( sambil memeluk Bunda.Ardi )
B.Ardi : tante juga sangat kangen sama Ardi Ra,

Mereka berdua berdoa bersama ,, dan bunda Ardi pulang

B.Ardi : Dara ,, kita pulang ya,,
Dara : tante duluan aja ,.,.. Dara masih mau disini ,,
B.ardi : ya udah ,,, kamu hati” ya ,,, jangan sore” pulangnya,, Tante pulang dulu,

Sedari tadi cowok yang ada di mobil Yariz Hitam penasaran siapa ibu” yang bertemu dengan Dara tadi. Rintik-rintik hujan mulai turun ,,

“Ardi walaupun hujan aku tetap menemani kamu sayang.” Hujan lebat cowok itu terus melihat Dara ,, dia membawa payung keluar mobil dan ingin mendekati Dara,,
Dara berdiri dan tubuhnya lemas ,, dengan segera cowok itu mnangkap tubuh Dara

Dara : Kak.Kama???
Dara pingsan ,,,, Kama membawanya ke rumah sakit dekat situ,, kama sangat kawatir dengan keadaan Dara. Ternyata Dara pingsan karena dia belum makan dari pagi dan kondisi dia sangat lemah ,, apa lagi kena hujan ..

Telfon rumah Dara berdering ,, Bunda Dara segera mengangkatnya.
B.Dara : hallo
RS : ini dari RS Mutiara,
B.Dara : siapa yang sakit sus
RS : Anak ibu masuk RS ,,, ada di kamar no.40
B.Dara : baiklah sus ,, saya akan kesana

Sesampainya disana Kama sudah nggak ada,,, Dara sadar dan disana ada bundanya, dia bertanya dimana cowok yang membawanya kesini ,,, tetapi bunda Dara tidak melihat siapa-siapa.. Dara tidak ingat siapa yang membawanya kesini ,,, besok Dara sudah boleh pulang ,, setelah sampai rumah ada pesan dari Silent Angle
“ bagaimana udah baikan ???”
Dara
“kamu yang membawaku ke RS”
Kama takut Dara akan mengenalinya .,,,
“siapa bilang ??? aku nggak bawa kamu ke RS”
Dara
“udah ngaku aja,, tapi aku nggak liat jelas wajah kamu ,”
Silent Angle
“iya aku yang membawamu ke RS”
Dara
“siapa sebenarnya kamu ??? q gak suka kaya gini”
Silent Angle
“aku janji Q akan kasih tau kamu dalam waktu dekat ini”
Dara
“ sekarang aja kenapa sich”
Silent Angle
“kamu masih belum bisa lupakan kekasihmu yang telah meninggal,”
Dara
“darimana kamu tau ?? soal itu ?? dan apa hubungannya kamu ngaku sama q lom bisa lupakan kekasihku, asal kamu tau aku nggak akan bisa lupakan dia”

Setelah itu mereka berhenti mengirim pesan .. esok harinya Dara pergi kesekolah ,, Dia bertabrakan dengan Kama ,,

Dara : kak Kama, aku pernah ketemu kakak deh
Kama : lha ini juga ketemu Ra.
Dara : bukan disini ,, ditempat lain
Kama : ha??? Mana mungkin sih ?? ya udah aku mau ke Ruang Osis

Kama meninggalkan Dara ,, dengan perasaan Dara yang masih bingung ,, Dara merasa ada getaran dalam hatinya ,,, malamnya dia bermimpi dengan Ardi di sebuah taman ,, dan Ardi berkata “ Dara Q bahagia kamu dengannya.”, “apa maksud kamu Ar?” Dara bertanya dengan heran ,, kemudian Ardi pergi,,
AARRDIIIIIII….. Dara bangun dan berteriak ,,,
Dara bingung dengan kata” Ardi,, “Q bahagia u dengannya” …
~000000~
Ayam berkokok dengan keras ,, tetapi langit kelihatan mendung ,, Dara berangkat sekolah dengan wajah yang suram ,, dia bertemu dengan Kama ,,

Kama : hai Ra,, boleh aku bareng
Dara : hai kak,, boleh aja
Kama : kenapa muka kamu kok kelihatan sedih
Dara : nggak kak ,, nggak ada apa” kok..

Seusai mereka sampai di sekolah Nandy bertanya kenapa bisa bareng sama kama ,, tapi Dara tidak menghiraukan pertanyaan Nandy, Dia terus memikirkan Kata” Ardi, sejujurnya dia sudah mulai bisa mngiklaskan kepergian Ardi, dia juga bertanya-tanya siapa Silent Angle itu ,, sekarang di dalam benaknya banyak pertanyaan ,.,,,
Seminggu ini Dara dekat dengan Kama ,, Dara belum tau Silent Angle itu Kama,

Kama : Dara ,, mau ke taman
Dara : ya ,, oke
Sesampainya ditaman ,, Dara dapat pesan dari Silent Anggle
“kalau kamu mau tau q ,, kamu sekarang ketaman dekat SMA Kartini”
Dara
“tapi q sekarang sudah di situ,”
Silent Angle,
“kamu sekarang duduklah di ayunan dekat kolam”
Dara
“sekarang aku juga sudah disitu ,, kamu dimana sih ??
Silent Angle
“aku didekat kamu”
Dara
“gak mungkin ,, dedekat aku kakak kelasq Kak.Kama”

Tiba-tiba Kama bicara

Kama : Ra ,, aku Silent Angle itu..
Dara : nggak mungkin Kak.

Kama berlutut di depan Dara

Kama : Ra selama 3 bulan ini aku selalu memperhatikan kamu ,, tapi kamu cuex.
Dara : tapi kenapa kak?
Kama : Ra ,, pertama kamu ikut MOS ,, aku sudah suka sama kamu ,, semakin lama perasaan suka ini berubah menjadi cinta.
Dara : tapi kak,, Q gak mungkin,,
Kama : aku tau ,, kamu masih mencintai Kekasih kamu ,, tapi ingat Dara ,, Kekasih kamu sudah tiada,, dia juga ingin kamu bahagia,, nggak kaya gini,
Dara : nggak kak ,,, ( dara berlari )
Kama : DARAA,, AKU AKAN TETAP MENUNGGU KAMU.

Kama duduk di bangku taman itu ,, dia melihat seorang cowok duduk disampingnya

Kama : siapa kamu?
CO itu : Aku Ardi kekasih Dara yang telah tiada. Q nggak tenang melihat Dara sedih .
Kama : nggak mungkin ,,, kenapa kamu disini? (kama heran)
Ardi : Q sangat mencintai Dara , karna kecelakaan itu , Aku dan Dara terpisah ,, mungkin dia bukan jodohku ,,, Q percaya kamu cinta sama dia tulus Dari hati kamu ,,, Q percaya sama kamu ,,, Q mohon jaga Dara,,
Kama : kenapa kamu percaya sama aku ,, padahal kamu belum kenal aku … tanpa kau suruhpun aku kan jaga Dara dengan baik ,,
Ardi : Q titip Dara ,
Ardi menghilang bersama angin yang berhembus,,
Setiap malam Dara bermimpi dengan Ardi ,, dan Ardi selalu bicara “ temukan kebahagiaanmu syang ,, bersama seorang cowok yang bisa buatmu bahagia,, Q bahagia jika kamu bahagia Daraku.” Dara sangat tidak mengerti dengan ucapan Ardi,, .. Dia membayangkan Kama.,, “kama dia cowok yang baik ,, udah seminggu ini dia berusaha dekat denganku tetapi q cuekin ,, apa aku berlebihan ,, tapi kenapa dia bilang cinta sama aku ,, dan kenapa saat bersama dia aku tenang?? Ada pa dengan perasaanku”

Dara dapat pesan dari Kama
“Dara, maafkan aku yang terlalu mencintaimu, q mohon tolong datang ke taman besok jam 2 siang.. q tunggu sampai kamu datang Ra, aku harap kamu datang.”

Esok harinya Kama menunggu di taman .,,,, jam sudah menunjukkan jam 2 … Dikamar Dara bingung datang apa nggak ,,, dia terlelap,, Ardi menemuinya “ Dara temuilah Kama dia sungguh” mencintai kamu ,, aku bahagia jika kamu sama dia,, q mohon” kemudian Dara bangun dan dia yakin bahwa dia juga nyaman dan suka bersama Kama. Dia segera berangkat, tetapi diluar hujan .,. dengan membawa payung ,, Dara pergi ketaman .. disana dia melihat Kama yang duduk di kursi dan kehujanan ,, dia segera mendekati Kama

Dara : Kakak Bodoh,, udah nunggu q sampai hujan”an
Kama : kamu datang Ra,,, Q kan tetap menunggu kamu …
Dara : ada apa kak?
Kama : ayo ke mobilku ,, aku mau bawa kamu ke suatu tempat.
Dara : kemana kak??
Kama : ikut aja ,, tenang Dara Q cowok baik” .
Dara : iya kak q tau,

Mereka masuk ke mobil Kama ,, kama segera menyalakan mobilnya dan Dara terkejut ternyata Kama mengajaknya ke makam Ardi,

Kama : Dara didepan makam Ardi ,, Q bilang cinta sama kamu . Dara Q cinta dan sayang sama kamu tulus dari hati aku ,,, Ardi pernah mendatangiku ,, dan dia percaya dengan ketulusan cintaku.
Dara : kenapa kakak harus lakuin ini, Ardi juga pernah menemui aku dalam setiap mimpiku ,,, Dia bahagia jika aku bersama seseorang yang tulus sama aku ,,

Mereka berdiri di atas makam Ardi ,, Dara berada di kiri makam Ardi dan Kama berada di kanannya,, Ardi berada diantara mereka ,,, Dara dan Kama melihat Ardi tersenyum melihat mereka ,,,

Dara : kama … Q juga cinta sama kamu ,,,
Kama : q akan jaga kamu seumur hidupku ,,, Q janji sayang ,,,



Jangan terpaku pada 1 hati yang telah pergi ,, lihatlah disekelilingmu banyak yang memberikan kasih sayang yang tulus dari hatinya.

Sllu mencoba tuk berdiri dan bangkit dalam kesepian dan kesendirian , krn dy akan pergi tuk slamanya dan takkan kembali….

Memang Dara mencoba setia pada Ardi yang telah tiada, tapi dsana Ardi yg mncintai Dara tak akan rela Dara selalu sedih atas kepergiannya, Ardi ingin Dara bahagia bersama seseorang yang sangat menyayanginya dan juga menghormati Ardi sebagai Kekasih semu Dara.


THE END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar